Dugaan Palsukan Dukungan dan Ganda, Ini Kata Tim Aceng Roni Syahbana


GARUT, KABARJABAR.ID - Terkait adanya dukungan ganda dan dugaan pemalsuan dukungan pada calon Ketua DPC Demokrat dari PAC yang telah mendukung H. Aceng Roni Syahbana, akhirnya mendapatkan komentar dari tim sukses yang di wakili Budi Rahadian, SH.

Menurutnya, proses pendaftaran sudah ditempuh dengan membawa surat dukungan dari PAC. Kalau sekarang muncul dugaan dukungan ganda hal yang wajar dan ini dinamika politik.

"Bukan lagi dukungan ganda, sekarang lebih dari ganda. Saat pendafataran juga ditanya terkait dukungan dan diterima oleh panitia. Kita ikuti prosesnya sesuai dengan aturan," ujar Budi Rahadian, saat di konfirmasi Kabarjabar.id, Minggu (15/5/2022) malam melalui saluran ponselnya.

Menurut Budi, terkait adanya keluhan PAC pada Dewan Pengawas Partai Demokrat Garut, seharusnya bukan kewenangannya, melainkan harus ke panitia Muscab.

"Intinya, kita sudah mendaftarkan H. Aceng Roni Syahbana dengan data dukungan dari PAC sebagai salah satu syarat," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat Garut, yang rencana akan di gelar secara serentak Se-Jawa Barat, suhu politik dan dukungan makin memanas. Setelah ada dua nama yang telah mendaftar.

Kedua calon yang telah mendaftar, yakni H. Aman dan H. Aceng Roni Syahbana. Keduanya mendapatkan dukungan dari PAC sebagai syarat untuk pencalonan.

Namun setelah H. Aceng Roni Syahbana mendaftar dan mengklaim mendapatkan dukungan sebanyak 17 PAC, muncul permasalahan yang menilai dukungan tersebut di palsukan.

Pada Minggu (15/5/2022) beberapa Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Demokrat Kabupaten Garut, temui Dewan Pengawas Partai Demokrat Garut, prihal dugaan pemalsuan dukungan yang dilakukan oleh Aceng Roni Syahbana.

Dugaan tersebut menguat setelah beberapa DPAC konplain atas dukungan pada tanggal 13 Mei 2022, yang diberikan kepada Aceng Roni Syahbana, padahal, tutur salah satu perwakilan ketua DPAC mengatakan, bahwa saya tidak pernah memberikan surat dukungan ter tanggal  13 mei 2022 kepada Aceng Roni Syahbana, kalau ada itu tidak benar, menurut salah satu ketua Dpac yang saya terima tutur Ketua Dewan Pengawas DPC PD.

"Secara terpisah saya juga melihat kekecewaan atas adanya data yang ada tentang surat tertanggal 13 Mei 2022  yang di pegang oleh sdr H aceng syahroni sayhbana," ujar Ketua Dewan Pengawas Partai Demokrat Garut, Asep Rahwanto, S.Pd. (***)

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.